Penulis : Eko Dian Wahyudi
BUPATI Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa keberadaan Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) tidak hanya difokuskan untuk memenuhi kebutuhan gizi para pelajar, tetapi juga harus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dengan membuka lapangan pekerjaan dan menyerap potensi lokal.
Hal tersebut disampaikan Lukman saat meresmikan SPPG Barokah di Desa Banyusangkah, Kecamatan Tanjung Bumi, Sabtu (30/8/2025).
Menurutnya, setiap daerah di Bangkalan memiliki potensi besar yang dapat menopang kebutuhan dapur SPPG. Salah satunya Banyusangkah yang dikenal sebagai sentra hasil tangkapan laut. Produk perikanan dari wilayah tersebut bisa menjadi penyuplai utama kebutuhan ikan segar bagi SPPG.
“Jika semua kebutuhan SPPG dipenuhi dari hasil lokal, maka masyarakat Bangkalan akan langsung merasakan manfaatnya. Petani, peternak, hingga pedagang bisa lebih sejahtera,” ujar Lukman Hakim.
Selain ikan, potensi lokal lainnya seperti buah-buahan, hasil peternakan, hingga beras juga bisa diserap untuk kebutuhan gizi pelajar. Dengan demikian, perputaran uang dari program SPPG tetap berputar di Bangkalan dan tidak keluar ke daerah lain.
Lukman juga menyampaikan bahwa mulai tahun 2026, Pemkab Bangkalan akan menganggarkan program hilirisasi industri pertanian. Salah satunya melalui pembangunan penggilingan beras modern agar Bangkalan mampu memproduksi beras konsumsi sendiri.
“Selama ini gabah kering kita dijual keluar daerah, lalu kembali lagi ke Bangkalan dalam bentuk beras konsumsi. Hilirisasi ini penting agar nilai tambahnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Dengan hadirnya SPPG, lanjutnya, bukan hanya kebutuhan gizi pelajar yang terjamin, tetapi juga ekonomi lokal semakin kuat. “SPPG akan menjadi motor penggerak ekonomi di Bangkalan yang memberdayakan petani, peternak, nelayan, dan pedagang,” pungkas Bupati.
ALAMAT : Jalan Soekarno Hatta No 35 Bangkalan, Kabupaten Bangkalan
TELEPON : 031-3094179
FAX : 031-3094179
EMAIL : setda@bangkalankab.go.id
WA : 082336274643