"WASPADA VIRUS CORONA , TETAP IKUTI HIMBAUAN DARI PEMERINTAH UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN VIRUS"

Galeri

Cuaca

Pengunjung

Total Pengunjung:

Pengunjung Hari ini : 313

Pengunjung Bulan ini : 15510

Tahun 2017, Dugaan Penderita Difteri Ditemukan Di Bangkalan




SEPANJANG tahun 2017 ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan menemukan enam kasus terduga penderita difteri. Penderita tersebut sempat dirawat di tiga tempat yakni, RSUD Bangkalan, RSU Lukas Bangkalan, dan RSU Dr. Soetomo Surabaya. Tapi, kini semua penderita dinyatakan sudah sembuh total.

“Penderita tersebut dari Kecamatan Blega, Tanah Merah, Bunajeh Sukolilo, Tengket Arosbaya, Benangkah Burneh, dan dari Debung Geger,” papar Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Bangkalan, Pramudya Widjaja, Selasa (12/12/2017).

Menurutnya, pihak Dinas Kesehatan Bangkalan telah sering memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemahaman gejala dan bahaya difteri. Bahkan, sosialisasi itu bekerja sama dengan instansi-instansi terkait. “Kami sudah sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ungkapnya. 

Untuk mencegah penyakit tersebut, kata dia, orang tua harus memberikan imunisasi dasar lengkap kepada bayi usia 0 sampai 11 bulan. Paling tidak, imunisasi diberikan sebesar 80 persen.

Dia memerinci, bayi umur 0-7 hari diberikan imunisasi jenis hepatitis B (HB) 0, sementara untuk bayi umur sebulan diberikan imunisasi bacillus calmete guerin (BCG) dan polio 1. Selanjutnya, ketika bayi berumur dua bulan diberi imunisasi diphteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, haemophylus influenza type B (DPT-HB-HIB) dan polio 2. “Sementara bayi yang sudah berumur sembilan bulan bisa diberikan imunisasi jenis campak,” pungkasnya. (mas)

-12 Desember 2017-

Portal Aplikasi

Kalender

Alamat Kantor
bangkalankab.go.id

Jl. Soekarno Hatta No 35 Bangkalan

031-3095505

admin@bangkalankab.go.id