"WASPADA VIRUS CORONA , TETAP IKUTI HIMBAUAN DARI PEMERINTAH UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN VIRUS"

Galeri

Cuaca

Pengunjung

Total Pengunjung:

Pengunjung Hari ini : 188

Pengunjung Bulan ini : 17443

Pemkab Akan Tambah Anggaran Pendamping Korban Kekerasan Anak dan Perempuan




MARAKNYA kasus kekerasan anak dan pelecehan seksual pada perempuan mulai membuka mata semua pihak untuk memberi perhatian khusus, Termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan. Untuk itu Pemkab akan menambah anggaran pendamping korban kekerasan pada anak dan perempuan.

Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Bangkalan Aminah Rachmawati mengaku mempunyai rencana akan memaksimalkan petugas atau pendamping korban kekerasan. "Semua petugas kita dari bidang P3A pasti akan kita kerahkan,” katanya, Jum'at (18/09/2020).

Berdasarkan data Dinas KBP3A, Sepanjang tahun 2020 kekerasan seksual yang terungkap di Bangkalan dan harus ditangani sebanyak 13 kasus. Maka dari kata Amina menaikkan anggaran pendampingan  korban kekerasan sangat diperlukan.

"Dalam hal ini Kepala Daerah Bangkalan, akan menerima atau tidaknya. Keputusan ada dipimpinan, yang terpenting saya sudah melakukan usaha,” tuturnya.

Apalagi kata dia, Pemkab Bangkalan berencana membangun rumah aman bagi para korban kekerasan anak dan perempuan. "Kalau pembangunan fisik rumah amannya bukan di kita, tapi yang akan ngisi nanti dari Dinas kita, kepolisian (Perlindungan anak dan perempuan) dan Psikolog," imbuhnya.
 
Sekedar diketahui Berdasarkan data Dinas KBP3A Bangkalan, kekerasan seksual yang terdeteksi di Bangkalan pada tahun 2017 mencapai 31 kasus, 2018 terdapat 20 kasus, 2019 ada 26 kasus, kemudian 2020 ini sudah ada 13 kasus. (eko/igo)

-18 September 2020-

Portal Aplikasi

Kalender

Alamat Kantor
bangkalankab.go.id

Jl. Soekarno Hatta No 35 Bangkalan

031-3095505

admin@bangkalankab.go.id