"WASPADA VIRUS CORONA , TETAP IKUTI HIMBAUAN DARI PEMERINTAH UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN VIRUS"

Galeri

Cuaca

Pengunjung

Total Pengunjung:

Pengunjung Hari ini : 289

Pengunjung Bulan ini : 15486

Siklus Masa Panen Durian Dan Rambutan Kini Mencapai Puncaknya




SIKLUS masa panen  buah rambutan dan durian di Kabupaten Bangkalan kini mencapai puncaknya. Pedagang buah durian dan rambutan dadakan, kini meluber disejumlah lokasi strategis. Diantaranya, mereka berderat lesehatan disepanjang totoar Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan KS Tubun, Jalan Panglima Sudirman dan sepanjang trotoar kawasan Sanggan di Jalan Ki Lemah Duwur.

Tidak hanya itu, Kompleks pasar Ki Lemah Duwur, pasar tradisional terbesar di Kecamatan Bangkalan Kota, juga banjir buah durian dan rambutan. Potret serupa juga terpampang di kompleks Pasar Senenan, Kelurahah Kemayoran, serta kompleks Pasar Bancarandi Kelurahan Bancaran.

Realita serupa, juga mewarnai sejumlah Kecamatan yang selama ini dikenal sebagai lumbung penghasil buah rambutan dan durian. Diantaranya disepanjang kanan-kiri Jalan Raya Kelurahan Tunjung di Kecamatan Burneh, tak jauh darijalan akses Jembatan Suramadu. Juga meluber disepanjang jalan raya Desa Bilaporah dan Desa Keleyan, Kecamatan Socah, jalan raya Kecamatan tanah Merah, serta disepanjang kanan-kiri jalan raya Kecamatan Galis.

“Sejak dulu, beberapa Kecamatan itu memang menjadi sentra penghasil buah rambutan dan durian terbesar di Kabupaten Bangkalan, kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura Dan Perkebunan (Dispertapa Horbun) Bangkalan, Ir Abdullah Fanani, Selasa (26/03/2019).

Di sisi lain, ketika musim petik buah tiba, harga buah durian dan rambutan di Kabupaten Bangkalan relatif murah. Untuk buah rambutan jenis lebak bulus, misalnya, cuma dipatok Rp 8.000 s/d Rp 9.000 dan rambutan jenis Aceh-Binjai berkisar Rp 10.000 s/d Rp 12.000 per-kg.per-kg. 

Sedangkan durian, untuk ukuran kecil, harganya berkisar Rp 10.000 s/d Rp 15.000, ukuran sedang Rp 20.000 s/d Rp 25.000, dan ukuran jumbo antara Rp 35.000 s/d Rp 45.000 per-buah.

"Tetapi khusus buah durian jenis se koceng harganya bisa di atas Rp 50.000. Bahkan untuk ukuran besar bisa tembus hingga Rp 75.000, "ungkap Fanani.

Dari sisi kualitas, durian jenis se koceng, mutunya memang lebih unggul dibanding jenis lainnya. Aromanya lebih harum.Rasanya sagat manis dan legit. Ketebalan dagingnya juga lebih handal. Umumnya, durian se koceng ini berasal dari Desa Benangkah, Desa Alas Kembang, Desa Arok dan Desa Pangolangan di Kecamatan Burneh.

Fanani menjelaskan, start awal masa panen buah rambutan dan durian dalam setiap tahunnya, kaprah terjadi pada kisaran Desember atau Januari. Itu akan berlanjut hingga tiga bulan ke depan. Biasanya, masa panen raya rambutan dan durian itu, juga berbarengan  dengan musim petik buah nangka. Hanya saja, penikmat buah nangka, menurut Fanani,  tidak seramai penggila buah durian dan  rambutan.

“Sejak paruh Perbuari hingga akhir Maret 2019 kali, siklus masa panen buah durian dan rambutan di Bangkalan sedang mencapai puncaknya. Wajar jika di Kabupaten Bangkalan sekarang sedang kebanjiran buah," ungkapnya.

Fanani menambahkan, selama ini, Kabupaten Bangkalan memang dikenal sebagai lumbung penghasil buah durian, rambutan dan buah nangka di Pulau Madura. Maklum populasi tanamnya memang lumayan besar. Untuk rambutan, misalnya, total populasi tanamannya kini mencapai 278.931 pohon. Itu  tersebar di 16 dari 18 Kecamatan yang ada. Populasi terbesarnya terkonsentrasi di lima Kecamatan. Yakni  Kecamatan Galis sebanyak 89.009 pohon, Socah 68.005 pohon, Geger 67.664 pohon,  Tanah Merah 23.790 pohon dan Kecamatan Burneh sebanyak 15.560 pohon. Sementara populasi di 11 Kecamatan lainnya berkisar antara 175 s/d  2.200 pohon lebih.


Dari total populasi yang ada sebanyak 278.931 pohon, sebanyak 227.346 diantaranya berstatus tanaman produktif, dengan estimasi produksi 44.871 kwinltal, atau sekitar 448,7 ton disepanjang masa panen raya kali ini.

Sementara untuk kapasitas produksi buah durian disepanjang musim petik kali ini, ditaksir bakal mencapai 13.785 kwilntal, atau sekitar 137,8 ton lebih. Ini akan dihasilkan oleh 23.240 pohon durian produktif. (yus/mas)

-27 Maret 2019-

Portal Aplikasi

Kalender

Alamat Kantor
bangkalankab.go.id

Jl. Soekarno Hatta No 35 Bangkalan

031-3095505

admin@bangkalankab.go.id